Stakeholder di Daerah Diminta Turut Kembangkan Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan di Kukar
Acara Workshop dan FGD Rencana Aksi Daerah Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan.
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,KUKAR- Sekertaris Daerah
(Sekda) Kutai Kartanegara (Kukar) Sunggono mengajak stakeholder di daerah
secara kolaboratif dan sinergis melalui pendekatan ilmu pengetahuan dan
teknologi untuk mengembangkan Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan di Kukar.
Sunggono mengatakan berdasarkan data tahun
2022 Kukar memiliki lahan perkebunan seluas 258.423 hektar, yang terdiri dari
lahan yang diusahakan oleh perusahaan perkebunan seluas 199.596 hektar dan
lahan perkebunan rakyat sebesar 58.827 hektar, dengan total produksi mencapai
3.033.847 ton, yang mengalami kenaikan sebesar 56.981 ton dari tahun 2021 yang
mencapai 2.976.866 ton atau 1,9 persen.
Kukar berkontribusi menyumbang Kelapa Sawit
terhadap Provinsi Kaltim sekitar 19,74 persen, dan merupakan kontribusi
terbesar kedua setelah Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Dengan besarnya kotribusi
ini sudah semestinya disyukuri, namun juga harus segara dibarengi dengan
melakukan percepatan pembangunan di daerah,
Melalui berbagai program kerja dan agenda
kegiatan yang lebih bermakna khususnya di berbagai bidang pembangunan didaerah,
dengan cara melibatkan seluruh stakeholder yang ada di daerah Kukar.
"Untuk itu kita mengajak seluruh
stakeholder terkait bahu membahu membangun produktivitas kerja yang prima dalam
menghadirkan formulasi kebijakan dan pelaksanaan pembangunan di daerah."
kata Sunggono saat membuka Workshop dan FGD Rencana Aksi Daerah Perkebunan
Kelapa Sawit Berkelanjutan yang digelar Dinas Perkebunan Kukar, Rabu (15/3/23).
Dikatakan Sunggono salah satunya dengan
menghadirkan berbagai inovasi dan pengembangan IPTEK bernilai tinggi dan
berkualitas dengan menghadirkan ide-ide pemikiran yang ilmiah, otentik,
menarik, dan cemerlang serta dikreasikan dengan nilai potensi strategis
didaerah, sesuai situasi dan kondisi yang terjadi, terutama upaya bersama dalam
persiapan menyambut perpindahan IKN di Propinsi Kalimantan Timur.
"Kami mendukung dan berkomitmen agar
rencana pembangunan perkebunan kelapa sawit berkelanjutan di Kabupaten Kutai
Kartanegara bisa diwujudkan sesuai asas Pembangunan Perkebunan Berkelanjutan
yakni, Kedaulatan, Kemandirian, Kebermanfaatan, Keberlanjutan, Keterpaduan,
Kebersamaan, Keterbukaan, Efisiensi, Berkeadilan, Kearifan local, dan
Kelestarian fungsi lingkungan hidup." tuturnya.(adv/pk)